728x90 AdSpace

Sosok Tokoh
Breaking

TERKINI

    HOT KOMENT

    Translate

    Lutim

    ADS 1

    Ads[none]

    Ads[none]

    Sepakbola
    Monday, March 31, 2014

    17 Perempuan Dibunuh, Umumnya karena Cinta hingga Nolak Kencan

    JAKARTA - Ibu Kota ternyata semakin tidak aman bagi kaum perempuan. Terbukti, dalam tiga bulan terakhir, angka pembunuhan terhadap perempuan terus meningkat.

    Data yang dihimpun Indonesian Police Watch (IPW) mengungkapkan, sejak Januari hingga Maret 2014, ada 17 perempuan dibunuh di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

    Rinciannya, Januari ada lima perempuan yang dibunuh, Februari ada dua, dan Maret meningkat menjadi 10 perempuan yang dibunuh.

    Daerah paling rawan bagi perempuan adalah Bekasi, ada enam wanita dibunuh, Tangerang tiga, Depok dua, Jakarta Pusat dua, Jakarta Utara satu, Jakarta Barat satu, Jakarta Selatan satu, dan Jakarta Timur satu orang.

    Usia wanita yg dibunuh rata-rata sangat muda. Usia 14 sampai 25 ada 12 orang yang terbunuh dan usia 30 sampai 51 ada lima orang.

    Dari 17 kasus, 14 di antaranya dilakukan orang dekat korban, seperti suami, pacar, mantan pacar, kenalan, tetangga, keponakan, dan karyawan korban.

    Ketua Presidium IPW, Neta S Pane mengatakan, motif pembunuhan dikarenakan faktor yang berbeda-beda. Mulai dari masalah ekonomi hingga cemburu buta.

    "Tapi umumnya disebabkan hal sepele yang tidak masuk akal, yakni diputus cinta dan menolak diajak kencan," kata dia, Senin (31/3/2014).

    Menurutnya, Polda Metro Jaya perlu bekerja lebih keras lagi untuk mengungkap kasus ini. Sebab dari 17 kasus pembunuhan terhadap perempuan, sembilan di antaranya belum terungkap dan pelakunya masih bebas berkeliaran. Selain itu ada empat korban tidak bisa dikenali karena tanpa identitas.

    Berikut data 17 perempuan terbunuh di Jakarta Selama tiga bulan:

    1. 26 Maret 2014

    Ratu Herayani (38), ditemukan tewas di dalam mobilnya Dahaitsu Terios di Jalan Raya Serang, KM 25 Balaraja, Tangerang, pukul 04.00 WIB.

    Seorang pria sempat terekam CCTV keluar dari mobil milik PNS Kabupaten Bogor itu. Ada luka memar di mulut, jari kiri dan terdapat bintik-bintik di paru-paru korban.

    Diduga korban mati lemas karena dibekap keponakannya yakni Heri (26) dan Nawawi (32) di sebuah tempat, kemudian "dibuang" di Balaraja. Motifnya, pelaku tidak diberi uang oleh korban.

    2. 25 Maret 2014

    Wanita tanpa identitas diperkirahkan berusia 35 tahun ditemukan jadi mayat di semak belukar, Desa Kiara Payung, RT 01 RW 02 Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, Banten.

    Mayat itu tergumpal dalam kain sarung biru yang terikat dan tertutup dedaunan serta rerumputan di dekat pohon pisang. Baunya menyengat. Korban mengenakan kaus berwarna hitam merah dan menggunakan celana pendek.

    3. 25 Maret 2014

    Zainah (32), pemilik warung nasi khas Sunda ditemukan tewas di Jalan Kapuk Pulo RT 13 RW 10 Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat. Janda beranak satu itu luka di tangan kanan dan kepala memar akibat pukulan.

    Tubuhnya terbujur kaku dalam keadaan ditutupi kasur dan darah berceceran di sekitarnya. Pelakunya Ralim alias Kuncung (46), satpam yang tempat kerjanya di sebelah warung korban. Awalnya, pelaku mencuri uang korban Rp800 ribu. Karena ketahuan korban langsung dibantai.

    4. 16 Maret 2014

    Kim Jueng Sim (51), perempuan asal Korea Selatan dibunuh supirnya, Albeno Sion Parulian Sarumpaet (31) di rumahnya, Perumahan Kemang Pratama 2, Bekasi.

    Usai dihabisi, kepala Kim digorok hingga terpisah dari tubuhnya. Pelaku membuang mayat  korban di dua lokasi berbeda.

    Tubuhnya di Desa Mekarsari, Cianjur, Jawa Barat dan kepalanya di Cileungsi, Bogor. Pembunuhan terjadi karena pelaku kesal bukannya diupah malah diomelin korban usai memperbaiki peralatan elektroniknya.

    5. 16 Maret 2014

    Siswi SMK, Anita Ambarwati (16) ditemukan tewas membusuk dengan leher terjerat jilbabnya di sebuah kebun di Kampung Duren, Cilodong, Sukmajaya, Depok.

    Sehari sebelumnya korban pamit hendak bertemu temannya Pepen, dengan menggunakan motor. Polisi berhasil menangkap dua pelakunya, yakni Sarifudin (34) dan Farilham Jayadi alias Pepen (36), warga Kampung Pondok Rajeg, Depok.

    Pelaku mengatakan pembunuhan dan pemerkosaan itu dilakukan untuk memperdalam ilmu kebal yang mereka pelajari.

    6. 12 Maret 2014

    Mia Nuraini (16) tewas setelah dikeroyok delapan anak baru gede (ABG) ketika sedang bersama pacar dan satu temannya di Terogong, Cilandak, Jakarta Selayan.

    Salah satu darinya adalah A, mantan pacar Mia yang menghajar kepala korban dengan gir sepeda motor.

    Enam dari delapan pelaku yakni, Albi Haqi (21), Nanang Priyatna (16), Indra Rifai (30), Chilwab Yulkiansyah (19), Putri Astrini (20), Yeti Heriyani (19) berhasil ditangkap.

    Dua lagi,  A dan AR masih terus diburu polisi. Keduanya berperan penting dalam pembunuhan Mia.

    7. 12 Maret 2014

    Sesosok mayat wanita muda bertato "Shelly" ditemukan membusuk di kamar kos-kosan di Jalan Pos Utara, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

    Diduga korban dibunuh pasangannya yang mendadak menghilang. Sebab ada jeratan tali yang masih melilit leher korban. Semula, sejak 7 Maret 2013, korban kos berdua dengan teman lelakinya.

    8. 11 Maret 2014

    Siswi SMP, Johanna Febri N (14), ditemukan menjadi mayat dengan mengenakan kaus merah di semak-semak kawasan Pamulang, Tangerang Selatan.

    Ada dua luka di jenazah warga Perum Griya Indah RT 05 RW 15, Gunung Sindur, Bogor itu, yakni di bagian perut dan rusuk kanan. Korban pamit dari rumah pada 9 Maret dengan menggunakan sepeda motor.

    Namun, beberapa hari kemudian orangtuanya terkejut saat menemukan motor Johanna penuh bercak darah.

    9. 5 Maret 2014

    Mayat Ade Sara Angelina Suroto (19), dibuang mantan pacarnya Hafitd (19), di Tol JORR KM 41, Bintara, Bekasi, sekitar pukul 04.00 WIB.

    Mahasiswi ini dibantai Hafitd bersama pacar Assyifa (18) karena sakit hati dan cemburu. Keduanya, menghabisi Ade dalam perjalanan dari Jakarta Selatan menuju Jakarta Timur di mobil KIA Visto B-8328-JO.

    Korban dipukuli, disetrum, dicekik, dan mulutnya disumpal dengan koran serta tisu hingga tewas.

    10. 3 Maret 2014

    Desi Eka Sari (19) siswi SMK asal Pemalang, Jawa Tengah ditemukan tewas penuh luka di dalam lubang di Kompleks Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

    Korban dibantai teman Facebook-nya, Irwan Alexandira alias Aldo (23), yang baru dikenalnya sebulan.

    Sebelumya korban datang dari Pemalang dan dijemput korban di Kota Tua. Kemudian jalan-jalan ke PIK. Di tempat ini, pelaku memperkosa korban dan membantainya.

    11. 23 Februari 2014
     
    Sesosok mayat perempuan ditemukan di Desa Cibatu, Cikarang Selatan, Bekasi. Polisi menduganya sebagai korban pembunuhan.

    Sebab ada luka lebam di kepala bagian belakang, kepala samping kiri kanan lebam, dan lidahnya menjulur menggigit.

    Korban tanpa identitas itu hanya memakai tanktop oranye, celana dalam hitam, dan bra hitam. Diperkirakan berusia 25 tahun dan tinggi 153 sentimeter.

    12. 3 Februari 2014

    Adika Putri (31), pengusaha katering tewas saat melawan perampok di rumahnya Jalan Tanah Tinggi 1 Gang V Nomor 185 RT 11/6 Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat.

    Korban tewas dengan luka tikam di leher. Tidak ada harta benda korban yang diambil. Polisi menduga pelakunya adalah karyawan korban.

    13. 27 Januari 2014

    Ny Ai Cucun (23), dibacok sebanyak 10 kali oleh suaminya, Epi Suhendar (29), hingga luka parah.
    Penganiayaan ini dilakukan usai Epi membunuh anak kandungnya yang masih berusia tiga tahun, Ihsan Fazle Mawla, di rumahnya di Perum BCL, Jalan Arjuna X Blok 35 No 17, Cikarang Utara, Bekasi.

    Ihsan ditusuk sebanyak 18 kali tepat di ulang tahunnya ketiga. Tak puas membantai adik iparnya, Epi memburu adik iparnya Cecep.

    Untungnya Cecep berhasil kabur. Diduga Epi stres menghadapi tekanan ekonomi. Saat ditangkap polisi Epi berusaha bunuh diri tapi gagal.

    14. 27 Januari 2014

    Feby Lorita (32) ditemukan tewas dalam bagasi mobil Nissan March F 1356 KA di Tempat Pemakaman Umum Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

    Janda beranak satu itu dibunuh oleh Asido April Perlindungan Simangunsong alias Edo (24) di Depok karena cintanya ditolak. Edo ditangkap di kampungnya di Sumatera Utara.

    Sebelumnya, polisi menangkap Danial Simangunsong, kakak Edo, yang membantu membuang mayat Feby. Feby tewas akibat leher kanannya digorok senjata tajam.

    15. 25 Januari 2014

    Seorang ibu rumah tangga yang tengah hamil tujuh bulan, Desi Hayatun Nupus (20), meregang nyawa di tangan suaminya sendiri, Erik (30), di Kampung Rawabebek RT 10/11 Kotabaru, Bekasi.

    Usai membunuh istrinya, Erik juga menusuk ibu mertuanya, Fatoyah (45) yang saat itu melerai keduanya ketika cekcok mulut.

    Setelah itu pelaku melarikan diri dengan mobil Daihatsu Sirion bersama dua temannya. Motifnya diduga cemburu karena istrinya yang kerja di kafe itu tidak mau diajak pulang ke apartemen mereka.

    16. 17 Januari 2014

    Seorang wanita yang diduga berusia 25 tahun, berkulit putih dengan wajah lonjong, dan tinggi 150 cm ditemukan tewas di tepi jalan Tol Jatibening, di wilayah Perumahan Taman Persada Golf, Jatibening, Bekasi.

    Ada tiga luka bekas bacokan pada mayat tanpa busana ini, yakni di bagian leher ke kepala, perut, dan paha sebelah kanan. Sementara rambutnya dicukur tak beraturan. Sampai saat ini identitas korban belum diketahui.

    17. 9 Januari 2014

    Siti Rohani (25), buruh pabrik garmen ditemukan tewas di kontrakannya di  RT 001/01, Cilodong, Depok. Polisi menduga korban dibunuh pacar gelapnya.

    Pacar kedua korban diduga cemburu, apalagi saat mengetahui korban sudah hamil. Korban diperkirakan sudah merencanakan pembunuhan ini, sehingga saat datang ke rumah korban sudah membawa pisau.
    17 Perempuan Dibunuh, Umumnya karena Cinta hingga Nolak Kencan Reviewed by LUWU RAYA TV NEWS on 5:10:00 AM Rating: 5 JAKARTA - Ibu Kota ternyata semakin tidak aman bagi kaum perempuan. Terbukti, dalam tiga bulan terakhir, angka pembunuhan terhadap per...

    No comments:

    Ads[none]