![]() |
| H SUPARJO SE M.Si |
LUTIM - Tersisa kurang dari setahun, Pemilihan Bupati Luwu Timur
periode 2014-2019 digelar. Perebutan partai politik pengusung calon
bupati sudah mulai terlihat. Partai Nasional Demokrat (Nasdem),
merupakan salah satu partai politik di Luwu Timur, yang memiliki
sejumlah figur potensial, yang dinilai layak untuk diusung oleh Partai
bentukan Surya Paloh itu.
Ketiga nama yang saat ini menguat
diinternal partai tersebut, yakni, Ketua DPC Nasdem Luwu Timur, H Saldy
Mansyur SE, Anggota DPRD Luwu Timur H Suparjo SE, dan Ketua Bappilu
Nasdem Luwu Timur, H Siddiq BM SH. Diantara ketiga nama tersebut,
masing-masing memiliki peluang yang sama untuk maju pada Pilbup
mendatang. Hanya saja, dari aspek popularitas H Suparjo dinilai sejumlah
kalangan paling layak.
Tokoh pemuda Luwu Timur, Dedi Darmawan
Dimeng yang dimintai tanggapannya mengatakan, dari berbagai aspek
penilaian, semuanya memiliki peluang. Hanya saja, menurutnya, dalam hal
pertarungan politik, yang paling utama adalah soal Popularitas dan
Elektabilitas.
'' Sebenarnya ada beberapa nama yang menguat,
termasuk Saldy mansyur sebagai Ketua DPC Partai Nasdem. Tetapi dalam
politik bukan hanya melihat jabtan di partai. Tetapi yang terpenting
adalah popularitas dan elektabilitas. Dengan melihat hasil pilpres, saya
kira sudah membuktikan, bahwa popularitas dan elektabilitas yang paling
utama,'' katanya.
Selain itu, Dedi juga membedah hasil Pileg
2014 lalu, yang dikuti oleh ketiga kader nasdem tersebut. ''Perolehan
suara Pileg yang lalu, Saldy Mansyur dengan lingkup 11 Kecamatan atau
semua Kecamatan di Luwu Timur, hanya mampu mendapatkan suara 2.900
lebih. Sementara Suparjo dengan lingkup 4 Kecamatan di Dapilnya, mampu
meraih 1.600 suara, dan M Siddiq BM dengan lingkup 2 Kecamatan mampu
mendapatkan 2.600 suara. Kalau melihat hasil perolehan suara pileg,
serta luasan Dapil, mungkin bisa disimpulkan jika M. Siddiq BM lebih
unggul dari Saldy Mansyur dan Suparjo. Namun yang perlu dipertimbangkan,
popularitas dan elektabilitas di luar lingkup Dapil antara Siddiq dan
Suparjo. Jangan sampai popularitas dan elektabilitas mereka hanya tinggi
di dapilnya, tapi rendah di Dapil lain,'' jelasnya.
Dedi
menambahkan, wilayah Womantorau terdapat 6 Kecamatan, yakni Wotu,
Mangkutana, Tomoni, Tomoni Timur, Burau, dan Kalaena Kiri, dan jumlah
wajib pilih di Womantorau mencapai angka 60% dari wajib pilih yang ada
di Luwu Timur.
'' Yang jelas, kalau popularitas, pasti Suparjo
lebih unggul. Siddiq tidak populer di Womatorau, Lebih-lebih Saldy
Mansyur,'' tandasnya.
'' Pertimbangan paling penting adalah
Survey. Dengan perolehan 4 kursi, Nasdem belum bisa mendorong Calon 01.
Harus menggaet Partai lain. Jika survey calon yang didorong rendah,
seperti kasus ARB, bisa-bisa tidak ada Partai yang bisa diajak
koalisi,'' tutup Dedi.










No comments: