Ikatan Keluarga Sekretariat Kabinet (IKSK) telah menyerahkan beasiswa untuk 14 anak-anak siswa SD, SMP, dan SMA pegawai di lingkungan Sekretariat Kabinet (Setkab), di kantor Setkab, Jakarta, Senin (10/2). Total beasiswa yang dibagikan adalah Rp 25.800.000.
Pembina IKSK Niniek Dipo Alam dalam sambutannya mengatakan, para siswa yang memperoleh sumbangan beasiswa selain didasarkan pada status kepegawaian orang tua mereka di Sekretariat Kabinet, juga mempertimbangkan prestasi belajar masing-masing siswa.
“Pengumpulan donasi bea siswa dan proses seleksi siswa penerima dimonitor oleh ibu-ibu IKSK yang dipimpin oleh Ibu Dewi Ibnu dan Ibu Ria Bistok dibantu oleh beberapa orang pegawai Setkab,” ungkap Niniek Dipo Alam sembari menyebutkan, nilai rata-rata prestasi siswa yang memperoleh beasiswa dari IKSK adalah 85,80.
Diakui Niniek, beberapa siswa yang memperoleh beasiswa dari IKSK mengalami penurunan prestasi belajar di sekolah masing-masing. Berdasarkan hasil diskusi dengan orang tua dan para siswa itu, umumnya penyebab merosotnya nilai belajar adalah merebaknya permainan games baik melalui alat komunikasi maupun internet, serta seringnya perubahan buku teks pelajaran.
“Kurikulum juga dirasa cukup berat sehingga tidak cukup waktu untuk memperhatikan apakah materi yang diajarkan bisa ditangkap anak didik atau tidak,” tambah Niniek Dipo Alam.
Guna mendorong prestasi belajar siswa itu, menurut Niniek, IKSK telah sepakat untuk memperkuat komunikasi antara keluarga para pegawai di lingkungan Setkab dengan anak-anaknya yang masih duduk di bangku sekolah. “Kami menyepakati untuk dilakukan pertemuan antara IKSK dengan para siswa penerima beasiswa dan para orang tua mereka, agar para siswa terus semangat meraih prestasi belajar,” pungkas Niniek.
Selain memberikan beasiswa kepada anak-anak pegawai Setkab yang berprestasi, IKSK dan para pejabat di lingkungan Setkab juga telah memberikan bantuan untuk korban banjir tahun 2014 bagi pegawai di lingkungan setkab sebanyak 33 orang, dan sebagian dana diserahkan ke Jakarta Rescue pada tanggal 18 Februari 2014.










No comments: