728x90 AdSpace

Sosok Tokoh
Breaking

TERKINI

    HOT KOMENT

    Translate

    Lutim

    ADS 1

    Ads[none]

    Ads[none]

    Sepakbola
    Saturday, February 22, 2014

    Kompak dan Cekatan, Kunci Penanganan Meletusnya Gunung Kelud

    Setelah menyusuri jalur Solo-Sragen, kemudian masuk Jawa Timur, di antaranya Ngawi, Magetan, Ponorogo dan Madiun, saya didampingi Ir. Bambang Purnomo ke Surabaya kemudian Malang. Hari Kamis setelah waktu Isya, saya berbincang melalui sambungan telepon dengan Gubernur Jatim Pakde Karwo di Surabaya, dan Pak Surono yang sekarang Kepala Badan Geologi, yang sedang di Jakarta.
    Sepuluh menit setelah pembicaraan tentang kondisi Gunung Kelud selesai, Pak Surono mengabarkan melalui SMS bahwa Gunung Kelud meletus, persisnya jam 22.50 WIB. Dalam perbincangan sebelumnya, Pakde Karwo menceritakan berbagai kesiapan menghadapi keadaan emergensi apabila Gunung Kelud meletus, termasuk permintaan bantuan minyak dari tim daerah setempat. Sedangkan pak Surono menceritakan bahwa hari Rabu, menyampaikan kepada Bupati Kediri dan Bupati Blitar untuk "kokang senjata", maksudnya menyiapkan pelaksanaan rencana menghadapi bencana yang sudah disiapkan sebelumnya.
    Hari Jumat pagi saya meluncur kekota Blitar. Hal penting pertama yang saya lakukan adalah meminta Bank Rakyat Indonesia (BRI) setempat untuk memberikan pelayanaan khusus bagi masyarakat nasabah yang memerlukan dana, namun buku tabungan atau pengenal lainnya hilang atau tertinggal.
    Setelah itu bersama Bupati Blitar, Gubernur Jatim, Kapolda, Panglima Kodam Brawijaya, saya meninjau lokasi tempat pengungsian di Desa Nglegok, Kabupaten Blitar. Ditampung disebuah gedung sekolah, kondisi pengungsi sangat baik. Dapur umum sudah siap, tim kesehatan juga berada di tempat dan aparat keamanan, dari Kepolisian maupun TNI juga aktif bersama.
    Seorang pengungsi sempat bertanya kepada Pakde Karwo, apakah rumah mereka yang ditinggalkan rusak atau tidak. Pakde Karwo menjawab, kalau rusak akan diperbaiki pemerintah. Saat seorang wartawan bertanya, jumlah yang dianggarkan Pemda, Gubernur Jatim menjawab anggaran untuk bencana akan selalu siap, dan sesuai undang-undang yang ada, bila terjadi bencana, maka anggaran yang ada akan diprioritaskan untuk menaggulanginya. Kalau perlu program yang lain akan ditunda, demikian Pakde Karwo.
    Saya berpengalaman ditugaskan Presiden ke daerah yang terkena bencana, seperti tsunami Aceh, gempa bumi Jogya, meletusnya Gunung Merapi, juga tsunami Pangandaran, maka secara kasat mata, saya harus memberikan apresiasi tinggi kepada Pemda Propinsi Jatim, Pemda Kediri dan Blitar, BNPB serta semua aparat yang bertugas. Tampak sekali masyarakat sudah siap, dan mengikuti instruksi yang diarahkan oleh tim penanggulangan bencana.
     Kehadiran Gubernur Jatim Pakde Karwo membuat wajah para pengungsi berseri, bukan saja pernyataan kesiapan pemerintah yang diutarakan Pakde, namun juga karena cara berbincang Pakde yang sangat merakyat. Kalau penanganan bencana disiapkan dengan baik dan kompak seperti kasus Gunung Kelud ini, maka tidak perlu lagi ada sikap saling menyalahkan yang sering terjadi sebelumnya.
    Semoga masyarakat yang terdampak oleh letusan Gunung Kelud ini mampu bersabar menghadapi ujian, dan mengikuti aturan yang ditetapkan oleh tim penanggulangan bencana. Sedangkan pemerintah Jatim dan seluruh aparatnya tetap waspada karena kondisi Gunung Kelud sampai tulisan ini saya buat, tampak belum stabil.
    Kompak dan Cekatan, Kunci Penanganan Meletusnya Gunung Kelud Reviewed by LUWU RAYA TV NEWS on 10:01:00 PM Rating: 5 Setelah menyusuri jalur Solo-Sragen, kemudian masuk Jawa Timur, di antaranya Ngawi, Magetan, Ponorogo dan Madiun, saya didampingi Ir. Bam...

    No comments:

    Ads[none]