WALMAS - Ratusan guru di wilayah Unit Pelaksana Teknis
Dinas (UPTD) Dikpora Lamasi, ramai- ramai
mengikuti pelatihan sosialisasi dan implementasi kurikulum 2013, di Aula
UPTD Dikpora Lamasi,
Rabu, 22 Januari 2014.Pelatihan yang melibatkan Lembaga Penjamin Mutu
Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulsel, sebagai pemateri, salah satunya, Drs
Syamsul Alam MPd dan Ir Muh Sain Suddin, pendamping Yudhistira, banyak
mengulas tentang penerapan kurikulum 2013. Pada pelatihan tersebut,
terungkap kalau semua sekolah sasaran wajib menerapkan kurikulum 2013.
Kendati masih menunggu tindak lanjut dari pusat, namun pelatihan
tersebut setidaknya memberikan modal dasar bagi para guru untuk
mengaplikasikan kurikulum tersebut ke peserta didik.
Kepala UPTD Dikpora Lamasi, Drs Sukardi MPd, kepada Palopo Pos, mengatakan, pemahaman tata cara pelaksanaan kurikulum 2013, sedini mungkin sudah harus dipaparkan kepada guru, supaya nantinya kurikulum tersebut mudah diterapkan dan diaplikasikan kepada siswa utamanya dalam proses belajar mengajar di sekolah. "Pelaksanaan kurikulum 2013 wajib bagi sekolah sasaran. Di luar dari sekolah sasaran masih menunggu kebijakan pemerintah, seperti yang saya katakan tadi, "kata Sukardi, ketika memantau pelatihan, siang kemarin.
Alasannya, lanut dia, sekolah yang melaksanakan kurikulum 2013, harus terdaftar di pusat dan guru- gurunya harus mengikuti Diklat minimal lima hari yang dilaksanakan LPMP. Tujuannya, ya untuk memberikan pemahaman kepada guru dan sekaligus persiapan untuk pelaksaannya apabila sudah diharuskan. "Rencananya, pelatihan ini berlangsung selama dua hari, mulai Rabu- Kamis (hari ini, red). Mudah- mudahan pelatihan ini bisa menjadi bekal para guru dalam menerapkan kurikulum 2013 ini, "jelasnya.(ded)
Kepala UPTD Dikpora Lamasi, Drs Sukardi MPd, kepada Palopo Pos, mengatakan, pemahaman tata cara pelaksanaan kurikulum 2013, sedini mungkin sudah harus dipaparkan kepada guru, supaya nantinya kurikulum tersebut mudah diterapkan dan diaplikasikan kepada siswa utamanya dalam proses belajar mengajar di sekolah. "Pelaksanaan kurikulum 2013 wajib bagi sekolah sasaran. Di luar dari sekolah sasaran masih menunggu kebijakan pemerintah, seperti yang saya katakan tadi, "kata Sukardi, ketika memantau pelatihan, siang kemarin.
Alasannya, lanut dia, sekolah yang melaksanakan kurikulum 2013, harus terdaftar di pusat dan guru- gurunya harus mengikuti Diklat minimal lima hari yang dilaksanakan LPMP. Tujuannya, ya untuk memberikan pemahaman kepada guru dan sekaligus persiapan untuk pelaksaannya apabila sudah diharuskan. "Rencananya, pelatihan ini berlangsung selama dua hari, mulai Rabu- Kamis (hari ini, red). Mudah- mudahan pelatihan ini bisa menjadi bekal para guru dalam menerapkan kurikulum 2013 ini, "jelasnya.(ded)










No comments: