Di tahun anggaran 2012 ini, Pemkab Luwu Timur melalui Disnakertransos kembali menempatkan
warga transmigrasi pada Desa Mahalona Kecamatan Towuti. Jumlah Kepala Keluarga (KK) yang ditempatkan sebanyak 160 KK.
======================
160 KK tersebut masing-masing yang terdiri dari 80 Transmigran Penduduk Setempat (TPS) dan 80 KK untuk Transmigran Penduduk Asal (TPA). Dan mereka ditempatkan pada lokasi UPT SP III di desa tersebut.
Menurut Kepala Bidang Transmigrasi, Disnakertransos Luwu Timur, Andi Yuniati Adnan, SPi, M.Si kepada Palopo Pos, Rabu 1 Agustus menjelaskan, ditempatkannya warga transmigrasi pada SP III Mahalona di tahun 2012 ini, adalah merupakan pemenuhan daya tampung pada satu unit pemukiman dengan total 260 KK. Dan untuk sekedar diketahui, pada tahun 2011 lalu, jumlah KK yang ditempatkan pada SP III ini adalah berjumlah 100 KK.
======================
160 KK tersebut masing-masing yang terdiri dari 80 Transmigran Penduduk Setempat (TPS) dan 80 KK untuk Transmigran Penduduk Asal (TPA). Dan mereka ditempatkan pada lokasi UPT SP III di desa tersebut.
Menurut Kepala Bidang Transmigrasi, Disnakertransos Luwu Timur, Andi Yuniati Adnan, SPi, M.Si kepada Palopo Pos, Rabu 1 Agustus menjelaskan, ditempatkannya warga transmigrasi pada SP III Mahalona di tahun 2012 ini, adalah merupakan pemenuhan daya tampung pada satu unit pemukiman dengan total 260 KK. Dan untuk sekedar diketahui, pada tahun 2011 lalu, jumlah KK yang ditempatkan pada SP III ini adalah berjumlah 100 KK.
Yuniati menyebutkan, pemenuhan daya tampung pada satu unit pemukiman di SP III Mahalona sebanyak 260 KK itu, ditentukan berdasakan satuan permukiman dengan perencanaan kawasan transmigrasi oleh kementerian tenaga kerja dan transmigrasi RI. Atau dengan kata lain, sudah merupakan hasil perencanaan teknis pemukiman oleh transmigrasi pusat, termasuk juga telah menentukan luas areal dan lahan usaha yang akan diberikannya.
Dikatakan, persiapan baik lahan maupun fasilitas lainnya yang akan digunakan oleh para warga transmigrasi pada SP III tahun 2012 ini, kini baru memasuki tahap proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Luwu Timur.
"Semua berkas terkait pelaksanaan pembangunan baik lahan, perumahan, maupun fasilitas lainnya yang akan digunakan warga, kini kita telah serahkan ke ULP, jadi kita hanya tinggal menunggu siapa perusahaan yang akan mengerjakan proyek ini," ungkap Yuniati.










No comments: